3 Tips Melindungi Kulit dari Sengatan Matahari saat Berwisata ke Pantai
3 Tips Melindungi Kulit dari Sengatan Matahari saat Berwisata ke Pantai – Berjemur di tengah teriknya matahari saat berwisata ke pantai memang mengasyikan. Tapi bagi sebagian orang itu menjadi hal yang menakutkan karna dapat membuat masalah pada kulit mereka. Salah satunya kulit dapat terbakar matahari dan butuh waktu untuk memulihkan seperti sedia kala.
Nah, buat kalian yang suka melakukan wisata pantai wajib banget menyimak 3 Tips Melindungi Kulit dari Sengatan Matahari saat Berwisata ke Pantai, Yuk langsung aja berikut tipsnya !
1. Gunakan kacamata hitam
Sebagian besar orang menggunakan kacamata hitam memiliki alasan agar terlihat lebih gaya dan fashionable. Namun, selain sebagai aksesori untuk menunjang penampilan, kacamata hitam juga memiliki fungsi kesehatan yang jarang disadari penggunanya. Kamu juga dianjurkan untuk mengenakan kacamata hitam setiap beraktivitas di luar ruangan contohnya saaat kamu berpergian ke Pantai.
Bukan hanya menunjang penampilan aja loh, berikut ini manfaat kacamata hitam bagi kesehatan mata:
- Melindungi Mata dari Sinar Matahari
Saat beraktivitas di luar ruangan, sinar matahari yang terik dapat memengaruhi kesehatan mata. Memandang sinar matahari dengan mata telanjang dalam jangka waktu tertentu bisa merusak bola mata.
Ini seperti sinar matahari yang membakar kulit setelah lama berpanas-panasan atau berjemur. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk menggunakan kacamata hitam saat berkendara, di pantai, maupun bekerja di luar ruangan.
- Mencegah Kerusakan Mata
Manfaat kacamata hitam yang kedua adalah mencegah kerusakan mata. Matahari memancarkan sinar UV yang paling rentan merusak mata. Paparan sinar UV dari matahari pada mata bukan hanya bisa menyebabkan kerusakan pada permukaan kulit kelopak mata, tetapi bagian mata lainnya, seperti kornea, lensa, dan retina juga bisa mengalami kerusakan.
- Menghindari Risiko Terkena Fotokeratitis
Berjemur terlalu lama di bawah sinar matahari tanpa menggunakan kacamata hitam juga berisiko menyebabkan fotokeratitis. Fotokeratitis sendiri merupakan kondisi rusaknya kornea mata karena paparan sinar ultraviolet dalam waktu lama.
2. Memakai pelembab kulit atau sunblock
Salah satu cara efektif menjaga kesehatan kulit adalah melindunginya dari sinar matahari saat di pantai. Menambahkan tabir surya akan membantu melindungi kulit dari ancaman bahaya sinar UV. Sunblock secara fisik menangkal atau menghalangi sinar matahari sebelum meresap ke dalam kulit badan dan wajah. Dengan membentuk pelindung di permukaan kulit sehingga lapisan bawahnya terjaga dari kerusakan akibat sinar UV saat kita sedang asyik berjemur di pantai.
Sunblock memiliki dua penyaring sinar UVA dan UVB, yakni titanium dioksida dan zinc oksida. Titanium dioksida adalah mineral alami yang mampu memantulkan sinar UV. Zat ini juga cukup stabil sehingga tidak akan terurai di bawah sinar matahari.
Sementara itu, zinc oksida merupakan mineral buatan yang berfungsi untuk memecah panas dan energi yang dihasilkan oleh sinar UV. Senyawa ini juga menghalangi radiasi sinar matahari agar menjauh dari kulit bahkan sebelum mencapai permukaan kulit.
3. Pilih pakaian yang sesuai
Pemilihan warna sangatlah penting karena perlu diketahui bahwa warna gelap menyerap lebih banyak sinar UV daripada warna yang lebih terang (seperti putih dan pastel), dan ini dapat membantu melindungi kulit kita dengan lebih baik.
Contohnya, kaus katun putih mungkin memiliki UPF 10, tetapi kemeja denim lengan panjang memiliki UPF 1,700. Tentu saja, warna kemeja denim yang lebih gelap hanyalah sebagian dari alasan mengapa UPF-nya jauh lebih tinggi. Kainnya yang lebih tebal juga berkontribusi pada UPF yang tinggi. Kemeja denim putih lengan panjang memiliki UPF lebih tinggi daripada kaus katun putih.
Konstruksi kain Kemeja yang ringan dan tipis terasa lebih sejuk saat cuaca panas, tetapi ini bisa membuat kulit rentan terhadap kerusakan. Untuk mengetahuinya, kita bisa memeriksa kerapatan kain dengan memegangnya ke arah cahaya. Jika kita dapat melihat cahaya tembus melalui baju kita, maka kita perlu memakai sunscreen untuk melindungi kulit kita dari sinar matahari. Kain yang tipis, jarang-jarang, atau tenunannya longgar akan meloloskan sinar UV menyelinap masuk dan membuat kulit kita terpapar sinarnya. Untuk itu, kita bisa memilih baju yang tenunannya rapat, seperti serat sintetis tenun, wol, denim, kain tenun padat, dan kanvas.
Bahan kain Tidak harus menggunakan baju berbahan denim terus-menerus, kita masih bisa menggantikannya dengan mengenakan poliester mengkilap dan sutra satin, karena ini bisa memantulkan lebih banyak cahaya daripada kain matte. Bahan lainnya seperti nilon, rayon, lycra, dan akrilik juga mampu melakukan hal yang sama. “Namun perlu diingat, sutra yang tipis tidak akan melindungi seperti katun denim putih yang tebal,” kata Dr. Sodha.
Ketika para peneliti menguji pakaian yang mengandung Lycra/elastane, kain yang sering ditemukan di legging dan pakaian olahraga, mereka mendapati bahwa Lycra/elastane memiliki UPF 50 atau bahkan lebih tinggi. Menurut penelitian yang diterbitkan Photodermatology, Photoimmunology & Photomedicine, faktor perlindungan matahari yang tinggi itu diikuti oleh nilon dan poliester. Ada manfaat lain mengenakan kain ini yaitu, bahan ini dapat membuat kita tetap kering meski kita berkeringat saat panas. “Kain alami seperti katun membantu kita menyerap kelembapan, tetapi pakaian aktif sintetis yang lebih baru membantu menghilangkan kelembapan dan mencegah kelembapan menempel di kulit,” kata Dr. Rossi. Menahan keringat juga penting karena ketika kain basah, kain menjadi lebih transparan dan kehilangan nilai perlindungan matahari.
Dan juga ukuran pakaian juga harus Pas dengan tubuh kita Ada baiknya kita memilih pakaian yang pas dengan tubuh dan tidak terlalu ketat, karena pakaian yang ketat tidak hanya membuat kita tidak nyaman, tapi ini juga bisa berdampak buruk bagi kulit. Saat serat dan jahitan menarik dan meregang, ini memungkinkan lebih banyak sinar UV masuk ke dalamnya dan menyentuh kulit kita.
Jadi itulah ketiga Tips agar kita bisa tetap nyaman dan aman tanpa rasa takut saat kita bermain di Pantai dari panasnya matahari, karena lebih baik mencegah dari pada mengobati.
Silahkan cek halaman-halaman ini juga:
Sumber :
